ngw


Undangan
Mei 21, 2008, 7:15 am
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori | Tag:

Kepada Yth;

Warga Dusun Ngawu

di Jabodetabek

Dengan hormat,

Diberitahukan kepada seluruh (yang merasa eling) warga Dusun Ngawu di Jabodetabek, bahwa akan diadakan temu kangen pada :

Hari / tanggal : Minggu / 13 Juli 2008

Tempat : Rumah Bpk. Saman (Bogor)

Waktu : Pkl. 12.00 – selesai

Acara : Makan-makan-makan, minum-minum-minum, ngobrol-ngobrol, dll

Karena pentingnya acara tersebut diatas dimohon kesadarannya dengan sadar menyisihkan waktu untuk acara  rutin tersebut.

Sekian undangan kami, atas perhatian dan kesadaran warga, diucapkan terima kasih. Semoga kita bertemu.

Tangerang, 21 Mei 2008

Salam pengurus kelingan



Rindu Bertemu ……..
Mei 21, 2008, 4:34 am
Diarsipkan di bawah: Uneg-uneg

Alangkah indahnya bila kita berkomitmen untuk selalu merindukan tempat dimana kita dahulu kala dilahirkan. Kita bisa berbuat sesuatu yang lebih indah dan bermakna bukan hanya buat kita sendiri tapi untuk masyarakat banyak. Untuk menuju ke sana kita telah mengawalinya dengan baik, namun awal yang baik belum tentu akan berakhir dengan baik . semua tergantung dari komitmen kita bersama bagaimana menindaklanjuti semua itu dengan sebuah tindakan nyata (bukan kaya ide tapi miskin implementasi). Teman2ku, sebagai orang yang lebih tua saya sangat respon terhadap apa yang sudah adik2 pikirkan dan saya akan selalu menunggu kelanjutannya ……. (prapto)



kEhiDupaN…
Mei 20, 2008, 4:32 am
Diarsipkan di bawah: Renungan

Kehidupan  adalah anugerah utama Illahi. Anugrah kehidupan memberi gambaran KebesaranNya buat kita, yg wajib kita syukuri dan hargai. senantiasa kita beringat , apa yg qta lakukan, akan dipertanggung jawabkan pada kemudian hari. Gunakan sebaik2 nya karunia Tuhan kepada qta. Halalkan kegunaan akal, hati dan lidah pada perkara yg membawa kecermelangan diri qta dunia & akhirat, qta hidup hanya sekali. Sekali ‘pergi’  tak akan kembali. Buat baik ber pada2 , & buat jahat jangan sekali-kali. Walaupun , dunia terus maju dengan teknologi, kita akan terus kekal dengan akhlak dan jati diri insani……………. (joker)



Sekedar Renungan
Mei 20, 2008, 3:21 am
Diarsipkan di bawah: Renungan

Hal pertama yang sulit untuk kulakukan adalah keluar dari diriku sendiri, melawan diriku sendiri, dan menaklukkan diri sendiri. Musuh terbesar kita dalam kehidupan ini adalah diri kita sendiri. Dalam Aikido (Seni Beladiri Jepang) dikatakan, (lagi…)



Joker…………..ptn
Mei 19, 2008, 3:29 am
Diarsipkan di bawah: Joker

Piye, dho iseh dolanan remi ora?

 

 



Renungan Anak Desa di Kota
Mei 16, 2008, 3:19 pm
Diarsipkan di bawah: Uneg-uneg

Di tengah bising kota, kesibukan, tumpukan tugas, deadline, schedule pertemuan, aku selalu bertanya tentang siapa aku. Bahkan, aku sering bertanya, siapa aku yang sedang mempertanyakan siapa aku ini. Dalam diriku, seperti terbelah menjadi dua, antara anak desa yang dulu, setiap harinya bergumul dengan tanah ke sawah, bersahabat dengan kambing dan sapi di lapang rumput, atau (lagi…)



Hasil Pertemuan di Tangerang
Mei 16, 2008, 2:55 pm
Diarsipkan di bawah: Joker

Pada hari Sabtu, 10 May 2008, pemuda dan beberapa pemudi Ngawu berkumpul di rumah Mulyanto, di daerah Tangerang. Ada beberapa yang hadir, diantaranya: Prapto sekeluarga, Mulyanto dan istri, Woto, Anto Kancil, Tri Pendek dan istri, Oki, Marjan sekeluarga, Hari dan calon istri. Acara ini merencanakan akan diadakannya “Ngawu Volley Turnament” pada hari Natal 2008 nanti.

Apa yang menjadi dasar?

Yang menjadi dasar dari acara “Ngawu Volley Turnament 2008″ adalah keinginan dari teman-teman muda Jakarta untuk menghidupkan kembali tradisi pertandingan bola volley setiap Natal di Ngawu. Setidaknya, selama beberapa tahun terakhir ini, kegiatan serupa tak lagi jalan. Ada banyak sebab. Bisa jadi karena di kampung sendiri sudah tidak ada pemuda-pemudi, dan tinggal para orang tua di sana. Katanya ini keberhasilan urbanisasi dan Keluarga Berencana. Mungkin juga faktor pendanaan. Atau, ada juga faktor relasi sosial yang sudah mulai pudar.

Berbekal keprihatinan dan harapan, pemuda-pemudi Ngawu yang ada di Jakarta ternyata masih memiliki hati untuk memikirkan kampungnya. Lecutan ini pertama kali datang dari Tri Gepeng. Waktu itu, ia sempat berkelakar, “Aduh aku tuh kalau pulang kampung, liburan Natal, pasti ditanyain ma teman-teman, kok Ngawu gak pernah ngadain pertandingan volley lagi.” Dari situlah, diskusi bergulir. Lalu diputuskan untuk membuat turnamen yang sama. Mengapa tidak. Asal kita kompak, bersatu, apa sih yang tak mungkin? Bener gak!

Hasilnya?

Hasil pertemuan malam itu, disusun panitia pelaksana “Ngawu Volley Turnament 2008″, sebagai berikut:

Ketua Pelaksana : Oky

Bendahara : Mulyanto dan Tarto

Humas : Tri Gepeng dan Anto Kancil

Dokumentasi : Woto

Seksi Peralatan : Tri Gepeng

Seksi Pengadaan Kaos : Prapto dan Mulyanto

Seksi Acara di Kampung diserahkan PIC (Personal in charge-nya) : tentu saja Pak Lurah Ngawu.

Nah, rembuk punya rembuk, ternyata kita butuh dana sebesar 3 juta-an rupiah. Dana ini diperinci untuk:

Konsumsi (yang meliputi snack, makan, minum) : Rp 1 juta

Perijinan : Rp 50 ribu

Uang Keamanan : Rp 150 ribu

Hadiah : Juara I Rp 500 ribu, juara II Rp 300 ribu, dan juara III Rp 200 ribu.

Sumbangan untuk kampung : Rp 500 ribu

Biaya lain-lain (Kerja bakti persiapan, sound system dan tempat) : Rp 500 ribu

Karena itulah, dibutuhkan sumbangan, para pendonor dan iuran anggota untuk menutup biaya ini. habis siapa lagi kalau bukan kita-kita sendiri yang terlibat, bener gak. Asal kita kompak, gak ada yang mustahil. Hidup harus optimis, sebelum optimis itu bayar. Nah, untuk kaos, kemarin juga sempat dibahas, akan ditarik tiap orang yang pakai atau pesan kaos itu. Harganya belum ditentukan. Maaf, sekarang lagi susah memprediksi, karena harga BBM naik turun, hehe…

Tapi kemarin sih sempat disepakati untuk anak-anak muda Ngawu akan ditarik uang sebesar Rp 150 ribu. Bisa bayar cicil, asal gak sampai mecicil hehe…sementara ditetapkan juga beberapa donatur yang diharapkan, bukan maksa lho, bisa nyumbang di atas 150 ribu itu. Nah, berikut daftar anak-anak muda-mudi Ngawu di Jakarta, yang berkewajiban, bukan maksa, tapi kalau gak bayar awas hehe…:

1. Tri Gepeng, 2. Hari, 3. Oky, 4. Sipur Kawung, 5. Tri Pendek, 6. Anto Kancil, 7. Santi, 8. Sinta, 9. Evi, 10. Nining, 11. Nita, 12. Sisri, 13. Giyanto Togog, 14. Pur Belot, 15. Tri Pontono.

Lalu, para donatur yang ditetapkan adalah :

1. Tarto, 2. Sarno, 3. Mulanto, 4. Prapto, 5. Woto, 6. Larjo, dan tidak menutup kemungkinan yang lain juga bisa gabung jadi sukarelawan untuk mensukseskan acara ini.

Lalu untuk pemakai kaos, katanya akan ditarik Rp 50 ribu per orang. Mereka adalah:

Prapto, Marjan, Heri, Gepeng, Oky, Hari, Mul, Kawung, Woto, Sarno, Pontono, Anto, Sudir, Aji, Dwi, Togog, Saman. 

Btw, supaya acara ini tak hanya sekedar urusan uang, maka setelah rapat, tuan rumah, Pak Mul, sudah menyediakan masakan daging RW. Wah, wah, malam itu semua benar-benar berpesta sampai puas. Lalu, tertidurlah dengan pulas di rumah Pak Mul sampai pagi.

Sekian notulen dari saya, kalau ada salah ketik maaf sebesar-besarnya. (Woto)



Cara Nolak Karyawan (boso jowo)
Mei 14, 2008, 7:15 am
Diarsipkan di bawah: Uneg-uneg

Alkisah di sebuah perusahaan besar di kawasan Keprabon, tengah melakukan beberapa tes wawancara untuk ” tidak” menerima calon karyawan baru. Tentu saja salah satu prasyaratnya adalah harus berbahasa EJD (Ejaan Jawa yang nDaksempurna)..

G : Kowe nduwe omah opo ora…..?
A : Dereng….
G : Wah kowe ora iso ketompo nang kene
A : Lho kok ngaten……..?
G : Mengko kowe mesthi ngajukne utang nang perusahaan.
A : Ah.. mboten, kok. Sak janipun tiyang sepuh kulo niku sampun sugih.
G : Yo malah ora ketompo
A : Lho kok ngaten…..?
G : Mengko kowe kerjo mung nggo hiburan, nongkrang nongkrong ae. (lagi…)



Boso Inggris vs Boso Jowo
Mei 14, 2008, 6:57 am
Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori

Kalau Bahasa Indonesia diajarkan di sekolah-sekolah dan universitas di Australia itu biasa, tetapi kalau Bahasa Jawa diajarkan di Universitas di Australia itu mungkin luar biasa. Nah, di Flinders Uni ada dosen yang mengajarkan Bahasa Jawa yang tentunya muridnya para bule. (lagi…)



Selingkuh
Mei 14, 2008, 6:39 am
Diarsipkan di bawah: Nggambleh

*Selingkuh *

Meski berasal dari kosakata bahasa Jawa, kata selingkuh sudah jadi milik bahasa Indonesia. Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia susunan WJS Poerwadarminta dan Kamus Besar Bahasa Indonesia sudah bisa kita jumpai entri selingkuh dan perselingkuhan. (lagi…)